Peningkatan Pengendalian Emosi Anak Usia Dini melalui Penerapan Art Therapy Berbasis Kegiatan Seni

Main Article Content

Tuti Tuti
Rina Hizriyani
Cucu Sopiah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengendalian emosi anak usia dini melalui penerapan Art Therapy. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan selama 3 bulan dengan 2 siklus, dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di TK Norma Islam. Data dikumpulkan melalui obsrvasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengendalian emosi anak usia dini yaitu dari 36% pada pra siklus, meningkat menjadi 57% pada siklus I, dan mencapai 86% pada siklus II. Penerapan art therapy, khususnya melalui aktivitas melukis, efektif dalam membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosinya secara lebih positif. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan melalui dua siklus, dapat disimpulkan bahwa penerapan art therapy melalui kegiatan melukis, khususnya pada media batu alam, efektif dalam meningkatkan kemampuan pengendalian emosi anak usia 5–6 tahun di TK Norma Islam Cirebon. Penerapan kegiatan seni sebagai media ekspresi emosional mampu membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara lebih positif, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan anak dalam menunggu giliran, mengendalikan kemarahan, mengurangi perilaku emosional berlebihan, serta menunjukkan empati terhadap teman.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tuti, T., Hizriyani, R., & Sopiah, C. (2026). Peningkatan Pengendalian Emosi Anak Usia Dini melalui Penerapan Art Therapy Berbasis Kegiatan Seni. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1846–1858. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.2202
Section
Articles

References

O. Friskilia dan H. Winata, “Regulasi Diri (Pengaturan Diri) sebagai Determinan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan,” J. Pendidik. Manaj. Perkantoran, vol. 3, no. 1, hal. 184, Jan 2018, doi: 10.17509/jpm.v3i1.9454.

P. Diaz, P. R. Peluso, R. Freund, A. Z. Baker, dan G. Peña, “Understanding the role of emotion and expertise in psychotherapy: An application of dynamical systems mathematical modeling to an entire course of therapy,” Front. Psychiatry, vol. 14, Apr 2023, doi: 10.3389/fpsyt.2023.980739.

D. J. Leong dan E. Bodrova, “Vygotsky’s Zone of Proximal Development,” Simply Psychol., vol. 2, no. 4, hal. 0–2, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://www.simplypsychology.org/piaget-vs-vygotsky.html

A. P. Daunic, B. Aydin, N. L. Corbett, S. W. Smith, D. Boss, dan E. Crews, “Social-Emotional Learning Intervention for K–1 Students at Risk for Emotional and Behavioral Disorders: Mediation Effects of Social-Emotional Learning on School Adjustment,” Behav. Disord., vol. 49, no. 1, hal. 17–30, Nov 2023, doi: 10.1177/01987429231185098.

T. Léger-Goodes et al., “Feasibility, acceptability, and perceived benefits of a creative arts intervention for elementary school children living with speech, language and communication disorders,” Front. Child Adolesc. Psychiatry, vol. 3, Jun 2024, doi: 10.3389/frcha.2024.1322860.

S. Versitano, S. Tesson, C.-W. Lee, S. Linnell, dan I. Perkes, “Art therapy with children and adolescents experiencing acute or severe mental health conditions: A systematic review,” Aust. New Zeal. J. Psychiatry, vol. 59, no. 10, hal. 863–887, Okt 2025, doi: 10.1177/00048674251361731.

S. Karakaya Çataldaş, F. Y. Kutlu, dan N. Eren, “The effects of online art therapy on ego functions, emotion regulation, and interpersonal relationship styles in neurotic personality organization,” Arch. Psychiatr. Nurs., vol. 48, hal. 74–84, Feb 2024, doi: 10.1016/j.apnu.2023.12.003.

D. Kedem, D. Regev, dan J. Guttmann, “Moving together: Assessing the effectiveness of group mother-child dance and movement therapy,” Arts Psychother., vol. 74, hal. 101803, Jul 2021, doi: 10.1016/j.aip.2021.101803.

L. Luo, B. Reichow, P. Snyder, J. Harrington, dan J. Polignano, “Systematic Review and Meta-Analysis of Classroom-Wide Social–Emotional Interventions for Preschool Children,” Topics Early Child. Spec. Educ., vol. 42, no. 1, hal. 4–19, Mei 2022, doi: 10.1177/0271121420935579.

I. Machali, “Bagaimana Melakukan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru?,” Indones. J. Action Res., vol. 1, no. 2, hal. 315–327, Nov 2022, doi: 10.14421/ijar.2022.12-21.

A. S. Millah, D. Arobiah, E. S. Febriani, dan E. Ramdhani, “Analisis Data dalam Penelitian Tindakan Kelas,” J. Kreat. Mhs., vol. 1, no. 2, hal. 140–153, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://riset-iaid.net/index.php/jpm/article/view/1447

S. Syaifudin, “PENELITIAN TINDAKAN KELAS,” Borneo J. Islam. Stud., vol. 1, no. 2, hal. 1–17, Mar 2021, doi: 10.37567/borneo.v1i2.440.

R. Herdiyana, R. Lestari, dan M. Bahrum, “Psikologi Perkembangan Sosial terhadap Emosional pada Anak Usia Dini,” Banun J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 1, no. 1, hal. 23–30, 2023, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.albadar.ac.id/index.php/BANUN/article/view/55

N. Nurhasanah, S. L. Sari, dan N. A. Kurniawan, “Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini,” Mitra Ash-Shibyan J. Pendidik. dan Konseling, vol. 4, no. 02, hal. 91–102, Jul 2021, doi: 10.46963/mash.v4i02.346.

H. Hikmawati, T. Takasun, dan N. K. K. Ariani, “Upaya Meningkatkan Perkembangan Aspek Seni Anak melalui Kegiatan Melukis dengan Jari di TK Gita Maharani,” J. Pendidik. dan Pengabdi. Masy., vol. 5, no. 2, hal. 182–187, Mei 2022, doi: 10.29303/jppm.v5i2.3720.

E. K. Kurniawati, “Peran pendidikan seni dalam penuangan ekspresi emosi anak,” Sungging, vol. 1, no. 1, hal. 87–92, Jun 2022, doi: 10.21831/sungging.v1i1.57556.

E. Damayanti, A. R. Amaliah, dan I. Ismawati, “Capaian dan Stimulasi Aspek Perkembangan Seni pada Anak Kembar Usia 5 Tahun,” NANAEKE Indones. J. Early Child. Educ., vol. 3, no. 1, hal. 1, Jun 2020, doi: 10.24252/nananeke.v3i1.14176.

A. Ismi Rahmayanti, A. Kurnia, dan N. Nurdiansah, “Implementasi Metode Bermain Peran Dalam Meningkatkan Aspek Perkembangan Seni Anak Usia Dini,” Ar-Raihanah J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, hal. 9–20, Des 2022, doi: 10.53398/jr.v2i2.187.

C. T. Dumitru dan R. Foloștină, “Empowering Emotional Growth,” in Best Practices for Behavior Intervention in Special Education, 2024, hal. 42–64. doi: 10.4018/979-8-3693-0583-6.ch003.

J. M. Dollar dan S. D. Calkins, “Emotion Regulation and Its Development,” in Encyclopedia of Infant and Early Childhood Development, Elsevier, 2020, hal. 546–559. doi: 10.1016/B978-0-12-809324-5.23665-1.

A. C. Montero Estrella dan L. Z. Alvarez Condori, “The impact of emotional intelligence on academic performance: a comprehensive review,” in Proceedings of the 23rd LACCEI International Multi-Conference for Engineering, Education and Technology (LACCEI): “Engineering, Artificial Intelligence, and Sustainable Technologies in service of society,” 2025, no. 2025. doi: 10.18687/LACCEI2025.1.1.379.

Similar Articles

<< < 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.