Strategi Manajemen Program Komputer dalam Penguatan Literasi Digital Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak

Main Article Content

Setyo Rini

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan program digital di Taman Kanak-Kanak Kelurahan Sokanegara melalui penerapan manajemen program komputer. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan penelitian yang meliputi kepala sekolah, guru taman kanak-kanak, serta peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program komputer memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan digital anak usia dini melalui penggunaan aplikasi pembelajaran seperti Microsoft Word, Devine Kids untuk mewarnai dan berhitung, serta permainan puzzle edukatif. Anak-anak mengalami peningkatan pemahaman dasar penggunaan komputer, kemampuan navigasi, keterampilan motorik halus, berpikir kritis, dan pemecahan masalah. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen program komputer efektif dalam meningkatkan kemampuan digital anak usia dini di TK Kelurahan Sokanegara. Temuan ini memiliki implikasi bahwa sekolah perlu terus memperkuat kerja sama dengan orang tua, meningkatkan kompetensi digital guru, serta memperluas fasilitas teknologi agar program digital dapat berkembang lebih optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rini, S. (2026). Strategi Manajemen Program Komputer dalam Penguatan Literasi Digital Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 462–475. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1829
Section
Articles

References

N. Law, D. Woo, J. de la Torre, and G. Wong, A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills for Indicator 4.4.2. Paris: UNESCO, 2018. [Online]. Available: https://hub.hku.hk/bitstream/10722/262055/1/Content.pdf?accept=1

OECD, 21st-Century Readers. Paris: OECD, 2021. doi: 10.1787/a83d84cb-en.

S. Edwards, “New concepts of play and the problem of technology, digital media and popular-culture integration with play-based learning in early childhood education,” Technol. Pedagog. Educ., vol. 25, no. 4, pp. 513–532, Aug. 2016, doi: 10.1080/1475939X.2015.1108929.

A. S. Konca, “Digital Technology Usage of Young Children: Screen Time and Families,” Early Child. Educ. J., vol. 50, no. 7, pp. 1097–1108, Oct. 2022, doi: 10.1007/s10643-021-01245-7.

K. Kumpulainen, H. Sairanen, and A. Nordström, “Young children’s digital literacy practices in the sociocultural contexts of their homes,” J. Early Child. Lit., vol. 20, no. 3, pp. 472–499, Sep. 2020, doi: 10.1177/1468798420925116.

H. Kreitem, M. Ragnedda, and G. W. Muschert, “Digital Inequalities in European Post-Soviet States,” London, UK: Routledge, 2020, pp. 3–15. doi: 10.1007/978-3-030-33016-3_1.

A. J. van Deursen and J. A. van Dijk, “The first-level digital divide shifts from inequalities in physical access to inequalities in material access,” New Media Soc., vol. 21, no. 2, pp. 354–375, Feb. 2019, doi: 10.1177/1461444818797082.

S. Livingstone, G. Mascheroni, and E. Staksrud, “European research on children’s internet use: Assessing the past and anticipating the future,” New Media Soc., vol. 20, no. 3, pp. 1103–1122, Mar. 2018, doi: 10.1177/1461444816685930.

D. Arabiat, M. Al Jabery, S. Robinson, L. Whitehead, and E. Mörelius, “Interactive technology use and child development: A systematic review,” Child. Care. Health Dev., vol. 49, no. 4, pp. 679–715, Jul. 2023, doi: 10.1111/cch.13082.

S. Papadakis, “Apps to promote computational thinking concepts and coding skills in young children,” Int. J. Child-Computer Interact., vol. 24, pp. 1–12, 2020, [Online]. Available: https://www.igi-global.com/chapter/apps-to-promote-computational-thinking-concepts-and-coding-skills-in-children-of-preschool-and-pre-primary-school-age/287358

K. Hirsh-Pasek, J. M. Zosh, R. M. Golinkoff, J. H. Gray, M. B. Robb, and J. Kaufman, “Putting Education in ‘Educational’ Apps,” Psychol. Sci. Public Interes., vol. 16, no. 1, pp. 3–34, May 2015, doi: 10.1177/1529100615569721.

C. Dong and Q. Xu, “Pre-service early childhood teachers’ attitudes and intentions: young children’s use of ICT,” J. Early Child. Teach. Educ., vol. 42, no. 3, pp. 203–218, Jul. 2021, doi: 10.1080/10901027.2020.1726843.

K. Hanson, “The State and the world’s children,” Childhood, vol. 28, no. 1, pp. 3–7, Feb. 2021, doi: 10.1177/0907568220981494.

S. Edwards, A. Mantilla, S. Grieshaber, J. Nuttall, and E. Wood, “Converged play characteristics for early childhood education: multi-modal, global-local, and traditional-digital,” Oxford Rev. Educ., vol. 46, no. 5, pp. 637–660, Sep. 2020, doi: 10.1080/03054985.2020.1750358.

S. Yusuf and D. Darmasnyah, “Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Anak Usia Dini,” Aulad J. Early Child., vol. 8, no. 2, pp. 1034–1040, Sep. 2025, doi: 10.31004/aulad.v8i2.1055.

Y. Irawan, “Penerapan Data Mining Untuk Evaluasi Data Penjualan Menggunakan Metode Clustering dan Algoritma Hirarki Divisive di Perusahaan Media World Pekanbaru,” J. Teknol. Inf. Univ. Lambung Mangkurat, vol. 4, no. 1, pp. 13–20, Apr. 2019, doi: 10.20527/jtiulm.v4i1.34.

H. J. L. Heerspink et al., “Change in albuminuria as a surrogate endpoint for progression of kidney disease: a meta-analysis of treatment effects in randomised clinical trials,” lancet Diabetes Endocrinol., vol. 7, no. 2, pp. 128–139, 2019, [Online]. Available: https://www.thelancet.com/journals/landia/article/PIIS2213-8587(18)30314-0/abstract

H. Hermawansyah, “Manajemen lembaga pendidikan sekolah berbasis digitalisasi di era COVID-19,” Fitrah J. Stud. Pendidik., vol. 12, no. 1, pp. 27–46, 2021, doi: 10.47625/fitrah.v12i1.320.

P. Novita Sari and N. Miyono, “Peran Digitalisasi Sekolah dalam Meningkatkan Manajemen Mutu Pendidikan pada Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kabupaten Semarang,” J. Inov. Pembelajaran di Sekol., vol. 4, no. 2, pp. 728–735, Dec. 2023, doi: 10.51874/jips.v4i2.177.

H. Anggraeni, “Penguatan blended learning berbasis literasi digital dalam menghadapi era revolusi industri 4.0,” Al-Idarah J. Kependidikan Islam, vol. 9, no. 2, pp. 190–203, 2019, doi: 10.24042/alidarah.v9i2.5168.

G. H. Djatmika, “The Influence of Practical Lecturer Competence and Innovation on Improving Soft Skills and Hard Skills in Early Children,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 2, pp. 1836–1846, Mar. 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i2.4140.

A. Susanto, Pendidikan Anak Usia Dini (Konsep dan Teori), 1st ed. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2017. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=O0xWEAAAQBAJ

W. Winarti, S. Nurhayati, N. Rukanda, S. Musa, R. Jabar, and E. E. Rohaeti, “Analisis Kompetensi Digital Guru PAUD dalam Mengelola Pembelajaran Daring Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 6, no. 6, pp. 5621–5629, Sep. 2022, doi: 10.31004/obsesi.v6i6.3111.

Y. Mauluddia and H. Yulindrasari, “Peran Literasi Digital dalam Mendukung Perkembangan Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Teknologi,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 5, pp. 1209–1220, Oct. 2024, doi: 10.31004/obsesi.v8i5.6166.